Tanggal 1 Desember biasa diperingati sebagai Hari AIDS sedunia. Peringatan hari ini dimaksudkan agar masyarakat memiliki kesadaran tentang pentingnya menjaga diri dan orang yang dicintai agar tidak tertular virus HIV. Selama periode Januari hingga Juni 2013 saja dilaporkana ada sekitar 10.000 orang yang hidup dengan HIV di Indonesia, dengan penderita terbanyak pada kelompok umur 20-39 tahun. Bila dulu penderita HIV banyak berasal dari kalangan pemakai narkoba suntik, namun kini justru semakin banyak dari kelompok heteroseksual yang terjangkit virus HIV.
 |
| courtesy of thejournal.ie |
Perilaku yang berisiko tinggi seperti melakukan seks yang tidak aman atau menggunakan jarum suntik secara bergantian adalah ancaman yang nyata secara fisik. Akan tetapi tak bisa dipungkiri bahwa aspek psikososial juga berperan penting dalam terjadinya penularan HIV/AIDS yang begitu cepat. Sehingga untuk menangani masalah kesehatan masyarakat yang demikian diperlukan pendekatan holistik sebagai bagian dari upaya promotif, preventif, maupun kuratif. Sebagai contoh adalah VCT (voluntary counselling and testing) yang merupakan cara untuk mendeteksi dini status HIV seseorang dengan melakukan konseling dan tes secara sukarela.